Selasa, 16 Desember 2014

Tips Memilih Pom Bensin dan Cara Mengisi Bensin yang Benar

Hey hey ketemu lagi nih dengan Aik si admin goresan tinta di episode selanjutnya.. berasa sinetron deh pake episode-episode a segala :D
Oke gaes~ Sekarang ane mau ngebahas tentang pom bensin, pada ngga tau dong pastinya, kenapa pom bensin segala pake dibahas.. Karena ane mau bikin ente-ente pade jadi manusia-manusia cerdas :D Dalam artian pandai memilih lho yaa.. Contoh pacar gitu #eh
Di episode kali ini (halah apa sih pake episod-episod segala.. sok atuh) ane mau ngasih tips-tips sama kalian tentang kode pom bensin yang ternyata ada filosofi-nya (halah sok banget bahasanya) ya maksud-nya tuh itu kode selain nandain kode area/daerah tapi juga nandain “si empunya”. Tau kan ya maksud ane?? Dan itu ane saranin buat kalian yang hobby naek kendaraan sendiri jangan asal pilih pom bensin. Cari yang bener-bener berkualitas dan takaran-nya pun pas.. And then... Ane mau ngomongin apalagi yakk :v
Udah ah yukk... Langsung aja dibahasnya, biar ngga pada penasaran... Cekidottt....
Sangat Bermanfaat nih gaes!!

#LEBIH BAIK ISI DI POM BENSIN PERTAMINA KODE 31 atau (Angka Kedua 1)

Tiap pom bensin itu punya kode depan masing-masing. Dimana kalian bisa mengetahuinya? Berikut ini ane kasih tips buat isi di Pom Bensin yang bagus:

Pernah memperhatikan plang nama besar pas mau ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau 34.XXXXX. Itu bukan kode buntut coy! Huruf awal pertama menandakan kode wilayah . Sedangkan angka kedua mengandung arti kepemilikan.

Kepala 3 berarti SPBU berdomisili di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan  sekitarnya. Sedangkan daerah Magelang, Jogja, Bukittinggi alias Gunungkidul dan sekitarnya berkepala 4. Kalo kepala 5 kayaknya Surabaya, Malang dan sekitarnya. Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina itu sendiri, sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta atau dealer.  Jadi yang penting angka keduanya 1, ngga masalah sih berapapun angka pertamanya karena itu kode wilayah vroh.

 

Mungkin selama ini kita mengenal SPBU itu milik pemerintah, namun kenyataannya bukan demikian. SPBU yang benar-benar dikelola oleh pertamina sendiri hanya sekitar 80 SPBU saja, dan ini tersebar di berbagai daerah di Indonseia. Dan yang perlu kalian ketahui sebenarnya adalah adanya tiga kategori SPBU. Pertama COCO alias corporate owner corporate operate. CODO yakni corporate owner dealer operate.Dan yang terakhir DODO, dealer owner dealer operate. Semua kategori ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com .