Hey hey ketemu lagi nih dengan Aik si admin goresan tinta di episode selanjutnya.. berasa sinetron deh pake episode-episode a segala :D
Oke gaes~ Sekarang ane
mau ngebahas tentang pom bensin, pada ngga tau dong pastinya, kenapa pom bensin
segala pake dibahas.. Karena ane mau bikin ente-ente pade jadi manusia-manusia
cerdas :D Dalam artian pandai memilih lho yaa.. Contoh pacar gitu #eh
Di episode kali ini
(halah apa sih pake episod-episod segala.. sok atuh) ane mau ngasih tips-tips
sama kalian tentang kode pom bensin yang ternyata ada filosofi-nya (halah sok
banget bahasanya) ya maksud-nya tuh itu kode selain nandain kode area/daerah
tapi juga nandain “si empunya”. Tau kan ya maksud ane?? Dan itu ane saranin
buat kalian yang hobby naek kendaraan sendiri jangan asal pilih pom bensin.
Cari yang bener-bener berkualitas dan takaran-nya pun pas.. And then... Ane mau
ngomongin apalagi yakk :v
Udah ah yukk... Langsung
aja dibahasnya, biar ngga pada penasaran... Cekidottt....
Sangat Bermanfaat
nih gaes!!
#LEBIH BAIK ISI DI POM BENSIN PERTAMINA KODE 31 atau (Angka Kedua 1)
#LEBIH BAIK ISI DI POM BENSIN PERTAMINA KODE 31 atau (Angka Kedua 1)
Tiap
pom bensin itu punya kode depan masing-masing. Dimana kalian bisa
mengetahuinya? Berikut ini ane kasih tips
buat isi di Pom Bensin yang bagus:
Pernah
memperhatikan plang nama besar pas mau ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan
sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau 34.XXXXX. Itu bukan kode buntut coy! Huruf
awal pertama menandakan kode wilayah . Sedangkan angka kedua mengandung
arti kepemilikan.
Kepala
3 berarti SPBU berdomisili di Jakarta, Jawa Barat,
Banten, dan sekitarnya. Sedangkan daerah
Magelang, Jogja, Bukittinggi alias Gunungkidul dan sekitarnya berkepala 4. Kalo kepala 5 kayaknya Surabaya, Malang dan sekitarnya. Digit
kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina itu sendiri, sedangkan angka 4
berarti kepemilikan swasta atau dealer. Jadi yang penting angka keduanya 1, ngga masalah sih berapapun angka pertamanya karena itu kode wilayah vroh.
Mungkin selama ini kita mengenal SPBU itu milik pemerintah, namun kenyataannya bukan demikian. SPBU yang benar-benar dikelola oleh pertamina sendiri hanya sekitar 80 SPBU saja, dan ini tersebar di berbagai daerah di Indonseia. Dan yang perlu kalian ketahui sebenarnya adalah adanya tiga kategori SPBU. Pertama COCO
alias corporate owner corporate operate. CODO yakni corporate owner dealer operate.Dan yang terakhir
DODO, dealer owner dealer operate. Semua kategori ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com .
Karena
dikendalikan oleh pertamina itu sendiri, jadi ngga heran dong ya kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini
lebih baik dibanding DODO. Karena memang sudah mengikuti standar pertamina, 2 kategori ini untuk kontrol kualitas rutin dilakukan. Bukan bermaksud menyama-ratakan nih, tapi di sisi
bisnis ya bisa dimengerti lah, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku
curang. Kalo ane sih nyaranin ngisi bensin sebaiknya di SPBU yang milik
Pertamina (angka keduanya 1) karena quality control-nya cukup bagus sih, tapi kalo emang kepepetnya di sekitar kalian ngga ada yang digit keduanya angka 1 yaudah deh cari yang emang menurut ente takarannya pas, dan tarikan motor ente kenceng.
Denger-denger juga dari para supir dan orang-orang yang udah pengalaman ngecek pas ngisi bensin katanya yang kode 31 (Digit kedua angka 1) takarannya sesuai sedangkan yang 34 agak berbeda meskipun punya tanda "PASTI PAS". Menurut banyak orang juga kode pertamina 31 (Angka Kedua 1) ternyata paling baik (kualitas bensin-nya) dibanding dengan yang kode 34.
Cara Buktinya:
Denger-denger juga dari para supir dan orang-orang yang udah pengalaman ngecek pas ngisi bensin katanya yang kode 31 (Digit kedua angka 1) takarannya sesuai sedangkan yang 34 agak berbeda meskipun punya tanda "PASTI PAS". Menurut banyak orang juga kode pertamina 31 (Angka Kedua 1) ternyata paling baik (kualitas bensin-nya) dibanding dengan yang kode 34.
Cara Buktinya:
Coba deh buat kalian yang menggunakan
mobil/motor matic, pastinya akan terasa tarikannya. Jika mengisi
bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1) akan
terasa tarikan mobil/motornya lebih kencang dan ngga terlalu kotor
dibanding dengan pom bensin yang bertanda kode lainnya. Dan coba kalian
bandingkan jumlah mobil/motor yang ngisi bensin di pom bensin tersebut, di pom
bensin kode 31 (Angka Kedua 1) pasti sangat rame sedangkan yang
kode 34 agak sepi. Ini udah ane buktiian
sendiri di daerah ane tinggal.
Coba
kalian
ngisi 1 Liter bensin di Pom bensin 31 (Angka Kedua 1) dan pom bensin 34
bandingkan aja dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang
mana yang lebih cepat habis).
Coba juga kalian tanya sama supir
angkot, supir taksi, supir kendraan umum atau apalah itu, asal jangan tanya supir andong (oy itu kusir oy) dimana pom bensin yang bagus, pasti sebagian besar dari mereka jawab di pom bensin 31 (Angka Kedua 1) karena mereka
juga banyak ngisi di pom bensin 31. Kalo ngga percaya bisa
dibuktiin sendiri. Tapi bukan berarti yang kode
34 juga jelek lho ya, maksudnya bukan kayak gitu. Itu semua tergantung dari
oknum-oknum yang ada di dalamnya juga.
#TIAP ISI BENSIN MINTA KEPADA PETUGASNYA TUAS HANDLE SELANG JANGAN DITEKAN TAPI DILEPAS AJA WAKTU DITARUH DI TANGKI KITA
Pernah
ngga diantara kalian ngalamin sewaktu ngisi bensin, tuas handle ditekan-tekan gitu sama
petugasnya? Pasti
pernah lah nemuin yang kayak gitu. Kenapa begitu? Karena banyak
oknum yang nakal dengan cara memainkan takaran bensin dengan cara
seperti itu sehingga jumlah bensin yang diisi lebih sedikit
dari apa yang seharusnya. Pengalaman ane dulu pas ikut touring bareng si do'i ngisi di pom bensin
kode 31 (Angka Kedua 1), petugas ngga pernah nekan-nekan tuas handle selang pas ngisi. Tapi kalo di kode 34, pernah sih sekali ngeliat yang ditekan-tekan gitu. Kecuali kalo isi full-tank ya, lain soal, karena harus pelan-pelan, takut mbludhak (what is mbludhak?) maksutnya takut mluber-mluber terus tumpah gitu.
#ISILAH
BENSIN WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN
Ingat
bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin
dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai
panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang.
Jadi kalo beli bahan bakar pada siang atau malam hari, sebenarnya
bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan kalian jelas lebih
sedikit dibanding jumlah liter yang kalian beli. Dalam
bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan
bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan
penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam
business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan kalian rugi/kompensasi
karena temperature.
#ISI
BENSIN SAAT TANKI KENDARAAN KALIAN MASIH SETENGAH PENUH
Alasannya
adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan kalian, maka semakin
sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat
daripada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki
penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung (floating
roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga
penguapannya bisa dikurangi, tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.
#JANGAN
ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN
Hampir
pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki
penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya bakalan ada kotoran di dasar tanki
penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan kalian.
Oh iya sekedar tambahan tips aja sih.. Kalian tau sendiri kan ya, ada pelaku bisnis yang curang, mengurangi takaran dengan cara menekan-nekan tuas handle, nah kita harus mengenali pom bensin yang akan kita kunjungi itu track recordnya gimana? Keluhan apa yang pernah pembeli rasakan saat membeli bahan bakar disana. Terus diliat dari rame atau engga-nya pom bensin juga bisa dijadikan alasan, ada unsur apa sebenarnya sampai-sampai pom bensin itu sepi? Intinya hindari pom bensin yang reputasi-nya terlanjur buruk.
Oh iya sekedar tambahan tips aja sih.. Kalian tau sendiri kan ya, ada pelaku bisnis yang curang, mengurangi takaran dengan cara menekan-nekan tuas handle, nah kita harus mengenali pom bensin yang akan kita kunjungi itu track recordnya gimana? Keluhan apa yang pernah pembeli rasakan saat membeli bahan bakar disana. Terus diliat dari rame atau engga-nya pom bensin juga bisa dijadikan alasan, ada unsur apa sebenarnya sampai-sampai pom bensin itu sepi? Intinya hindari pom bensin yang reputasi-nya terlanjur buruk.
Gimana? Masih mau sembarangan cari pom bensin?? Pikirin lagi ya kaka-kaka
semua :3 Oh yaa.. Cuma pesan aja sih... Ane bilang ngga semua yaa pom bensin itu buruk.. Itu Cuma tergantung dari konsumen aja.
Produk itu dibuat
karena permintaan konsumen, untuk konsumen, dan itu semua cerdas-cerdas nya
konsumen aja yang memilah dan memilih. Ane disini cuma bisa memberi ulasan, dan tips, dan sekarang semua kembali pada anda..
Sekian dari admin goresan tinta. Jika ada salah kata, sedikit konyol atau apalaha, ane mohon maaf.. Keep moving forward and... UPPAAAA....
Bye... C U :*
source : http://febrikaf09.student.ipb.ac.id/ dengan perubahan disana-sini
source : http://febrikaf09.student.ipb.ac.id/ dengan perubahan disana-sini

sekarang saat yg tepat mbak buat isi bensin
BalasHapuslah iya aku emang suka ngisi bensin pagi pagi masnya~ :)
BalasHapus